Scroll untuk baca berita
Berita UtamaNews

Anggota Polresta Manado Tembak Diri dalam Alphard di Mampang Jakarta Selatan

×

Anggota Polresta Manado Tembak Diri dalam Alphard di Mampang Jakarta Selatan

Sebarkan artikel ini
Polisi melakukan olah TKP polisi Polresta Manado di Jalan Mampang Prapatan IV, RT 1/RW2 Kelurahan Tegal Parang, Kecamatan Mampang Prapatan. Foto: Dok Humas Polres Metro Jakarta Selatan

Domainrakyat.com – Anggota Polresta Manado Brigadir Ridhal Ali Tomi ditemukan tewas dalam mobil Toyota Alphard pada Kamis (25/4) di Jalan Mampang Prapatan, Tegal Parang, Jakarta Selatan. Polisi menyebut ia bunuh diri.

Dari rekaman CCTV yang ditunjukkan kepolisian, mobil Alphard hitam yang dikemudikan Ridhal terlihat berbelok ke garasi. Mobil itu lalu menyerempet mobil berwarna putih yang terparkir.
Warga sekitar lalu datang mengecek kejadian itu. Mereka panik karena melihat korban tewas dengan luka tembak di kepala. Namun, dari dalam mobil tidak ada orang yang keluar.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi begitu mendapatkan laporan. Olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk mengungkap peristiwa itu.

“Selanjutnya kami juga telah melakukan kegiatan pengukuran, dalam hal ini untuk apa yang terjadi. Di mana kami menemukan ada luka di kepala dari korban dari pelipis kanan dan pelipis kiri. Demikian juga kami menemukan adanya bekas tembakan di atas daripada mobil tersebut,” jelas Bintoro, pada Jumat (26/4/2024).

Bintoro mengatakan polisi juga menyita barang bukti pistol dari lokasi kejadian.

“Selanjutnya, kami melaksanakan olah TKP dengan dibantu oleh tim yang dibentuk PMJ, Polres Jaksel dengan melibatkan Labfor Mabes Polri, di sana saat kami melaksanakan olah TKP, kami menemukan beberapa barang bukti di dalam mobil tersebut berupa satu pucuk senpi jenis HS dengan kaliber 9 milimeter dan juga kami menemukan identitas korban inisial RA adalah salah satu petugas kepolisian yang bertugas di Polresta Manado,” tambahnya.

Sebanyak 13 saksi juga diperiksa terkait peristiwa itu. Polisi juga mengamankan rekaman CCTV yang ada di lokasi.

“Selanjutnya kami melaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi salah satunya adalah pemilik dari rumah atas nama Ibu Devi, kami juga telah melaksanakan kegiatan digital forensik terhadap temuan CCTV yang ada di TKP, dari CCTV ini kami bisa melihat gambaran kejadian dari peristiwa tersebut,” tambahnya.

Berdasarkan olah TKP dan analisis sementara itu, kepolisian menyimpulkan bahwa Brigadir Ridhal tewas karena menembak dirinya sendiri.
“Dari keterangan saksi olah TKP dan juga didukung dari bukti Barang bukti yang ada, dan juga alat bukti berupa CCTV yang kami sudah putar, kami bisa mengambil kesimpulan untuk sementara bahwa dugaan yang bersangkutan bunuh diri,” tutupnya.

    

Lihat berita dan Artikel Domainrakyat.com di Google News dan WhatsApp Channel