Scroll untuk baca berita
Berita UtamaNewsPolitik

Sindir Anies “Ndasmu Etik”, Warganet: Prabowo Kayak Bocah

×

Sindir Anies “Ndasmu Etik”, Warganet: Prabowo Kayak Bocah

Sebarkan artikel ini
Prabowo Subianto (dok. tangkapan layar Instagram @agusyudoyono

DOMAINRAKYAT.COM – Video viral yang menampilkan sisi emosional calon presiden (capres)nomor urut dua Prabowo Subianto menuai banyak komentar negatif dari warganet.

Video yang berasal dari akun Tiktok @mas.anam.al_katiri itu beredar luas pada media sosial X berkat cuitan Bos Purwa.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

“Di gelanggang bonyok tak berkutik, dibelakang ngomongin, apa cuba namanya? (……. kaleng),” cuit @BosPurwa.

Lantas cuitan tersebut beredar luas dan mengundang sorotan banyak warganet untuk memberi tanggapannya.

Salah satunya ialah Iqbal Hariadi yang mengaku tidak tahan untuk tak menuangkan pendapatnya dalam akun X pribadinya.

Ia mengatakan sosok Prabowo yang kekanak-kanakan dalam video tersebut. Prabowo tampak tidak dewasa dalam menghadapi gelaran Debat Capres edisi perdana yang lalu.

“Gue sudah sampai di tahap ga tahan buat bilang: Lu bayangin modelan begini jadi presiden, dikritik rakyat/diserang oposisi, pundung kayak bocah, tapi punya kuasa,” ujar @iqbalhape.

Iqbal juga menyarankan baiknya dipikirkan lagi untuk memilih Prabowo yang sering kesulitan mengatur emosi lantaran menghadapi lontaran kritikan.

“Dikritik diserang di ranah debat politik aja begini responnya. Pikirin deh baik-baik pakai akal sehat,” saran @iqbalhape.

Pendapat Iqbal ini pun juga menjadi viral di X dengan banyaknya tanggapan dari berbagai warganet.

Anggapannya sosok Prabowo layaknya anak-anak yang kerap kali ‘tantrum’ turut disetujui beberapa warganet yang berpikiran serupa.

“Apa w mikirnya beliau udah memasuki umur2 tantrum aja. Jadi ya kan kalo punya bapak di rumah usia sama ngambek2 tipis2 mah ada ga si,” pikir @merlionelle.

“Sekarang gw ngerti kenapa materi promosinya dibikin jadi bocah,” ujar @ryan_nira.

Diketahui, Video Prabowo tersebut diambil dalam momen acara Konsolidasi Nasional Partai Gerindra.

Acara tersebut bertujuan sebagai upaya pemenangan pasangan calon capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

    

Lihat berita dan Artikel Domainrakyat.com di Google News dan WhatsApp Channel