Scroll untuk baca berita
BolaNews

Bukan Pemerintah, Bosowa Grup Berencana Bangun Stadion Standar FIFA di Makassar

×

Bukan Pemerintah, Bosowa Grup Berencana Bangun Stadion Standar FIFA di Makassar

Sebarkan artikel ini
Desain Indonesia Stadium yang akan dibangun Bosowa untuk PSM Makassar. Bosowa menyiapkan Rp 400 miliar untuk bangun stadion berstandar FIFA. (dok. istimewa)

MAKASSAR, Domainrakyat.com– Bosowa Grup berencana membangun Stadion megah yang mampu menampung sekitar 50 ribu penonton di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Stadion yang bakal jadi kandang tim PSM Makassar itu direncanakan akan dibangun pihak swasta Bosowa Grup di kawasan padat penduduk di Jalan Teuku Umar Raya, Kota Makassar, Sulsel.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

Stadion ini juga dirancang dilengkapi fasilitas mewah, mulai sport center hingga mes untuk pemain PSM Makassar. Desain stadion tersebut sudah selesai dan diberi nama Indonesian Stadium.

Komisaris Bosowa Grup Erwin Aksa mengatakan, pembangunan stadion megah ini nantinya akan menggelontorkan anggaran kurang lebih setengah triliun.

“Pembangunan stadium akan dibangun oleh bosowa sebagai homebase PSM Makassar, Rp 400 miliar anggaran digelontorkan sama grup,” kata Erwin, Rabu (22/11/2023) siang.

Kata Erwin, Bosowa Grup mengambil langkah pembangunan stadion lantaran menganggap pemerintah lambat merespons keresahan yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Pembangunan swasta tidak melibatkan pemerintah, karena perhatian pemerintah suka lambat buat warga Sulsel. Dulu listrik sering mati lampu, kami bangun pembangkit listrik di Jeneponto,” jelas Erwin.

Erwin mengungkapkan untuk saat ini, proses tahan pembangunan Indonesian stadion ditargetkan selesai dalam jangka 2 tahun dan sekarang sudah masuk tahap permohonan izin oleh pemerintah. Fasilitas stadion juga akan berstandar Fifa.

“Sudah difinal design sekarang izin dari Pemda (pemerintah daerah) Makassar. Fasiltasnya lengkap, standar FIFA,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang Kota Makassar Fahyuddin mengatakan, pihaknya masih menunggu pengajuan pembangunan stadion megah itu sebelum melakukan pengkajian.

“Kalau ada pengajuan (pembangunan stadion), kami tetap mengacu pada pola dan struktur ruangnya apakah sudah sesuai dengan aturan,” pungkas Fahyuddin.

    

Lihat berita dan Artikel Domainrakyat.com di Google News dan WhatsApp Channel