Scroll untuk baca berita
News

Telur Ayam Palsu Diduga Beredar di Pasar Mekongga Kolaka

×

Telur Ayam Palsu Diduga Beredar di Pasar Mekongga Kolaka

Sebarkan artikel ini
Telur ayam yang diduga palsu (dok. istimewa)

Kolaka, Domainrakyat.com – Warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara diresahkan oleh temuan telur ayam yang diduga palsu di pasar Mekongga.

Seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Lamokato, Kabupaten Kolaka diduga membeli 10 butir telur ayam palsu di Pasar Raya Mekongga, beberapa waktu lalu.

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

Dalam rekaman video yang beredar, telur ayam tersebut hanya memiliki kuning tanpa ada cairan yang berwarna putih dan terlihat kenyal saat dipecahkan.

”Awalnya itu saya mau goreng saya kaget, kuning telurnya kayak kuning telur rebus dan keras,warnanya kuning pucat, kalau di pencet tidak terpisah pisah seperti telur rebus pada umunya. 10 biji telur yang saya beli semuanya sama,” ucap Ika, Rabu (1/11/2023).

Untuk mengecek keaslian telur tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan pun langsung mendatangi kediaman ibu itu untuk mengambil sampel. Namun untuk sementara pihak Dinkes menduga hal itu terjadi akibat terkena panas karena faktor cuaca.

“Setelah ada laporan tadi bahwa ada telur yang aneh dan tidak normal kami langsung turun dan mengambil sampel dan memeriksa secara kasat mata,” kata dr. Aris selaku Sekretaris Dinas Kesahatan Kabupaten Kolaka.

Lebih lanjut Aris menjelaskan kondisi itu diakibatkan karena telur ayam tesebut terkena panas akibat cuaca kemarau yang memang melanda.

“Jika diilihat kasat mata sebenarnya ini tidak ada masalah ya karena ini biasa terjadi mungkin karena hawa panas sehingga struktur telur di dalam itu rusak,” jelasnya

Meski demikian, untuk memastikan keaslian dari telur ayam itu, petugas kemudian membawa sampel telur ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari untuk Uji Labotarium.

“Kami tetap bawa sampel ini ke BPOM Kendari untuk diperiksa di laboratorium,” pungkasnya

Dinas Kesehatan juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, namun jika masih menemukan jenis tersebut agar kiranya segera melapor ke petugas dan tidak mengkonsumsi makanan tersebut.

 

    

Lihat berita dan Artikel Domainrakyat.com di Google News dan WhatsApp Channel