Scroll untuk baca berita
News

#TangkapAbuJanda Masih Kencang di Twitter, Dia dan Seorang Politisi Sebar Video Hoaks Anies soal ACT

×

#TangkapAbuJanda Masih Kencang di Twitter, Dia dan Seorang Politisi Sebar Video Hoaks Anies soal ACT

Sebarkan artikel ini
Kredit Foto: Tangkapan Layar/ Twitter/@ruhutsitompul

 

Skroll untuk Melanjutkan
Advertising

 

Jakarta, DOMAINRAKYAT.com — Menyusul adanya kasus penyelewengan dana yang dilakukan petinggi lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantas mendapat serangan dari beberapa pihak yang berseberangan dengannya.

Diketahui, Anies dikait-kaitkan dengan ACT lantaran pernah beberapa kali melakukan kerjasama dengan lembaga kemanusiaan itu.

Salah satu yang memfitnah Anies adalah pegiat media sosial Permadi Arya atau yang akrab disapa dengan nama Abu Janda.

Lewat unggahan di akun Instagram miliknya, Abu Janda tampak mengedit video Anies saat berbicara mengenai ACT.

Dalam video tersebut terlihat Anies seolah menyebut sistem yang ada di ACT merupakan salah satu ladang keuntungan.

“Sistem ini merupakan sebuah pendekatan yang amat menarik dan salah satu contoh inovasi profit,” ucap Anis dalam video tersebut.

Namun jika diteliti lebih lanjut, ada perbedaan dari ucapan Anies itu di mana kata ‘provit’ merupakan hasil editan Abu Janda.

Abu Janda juga mengaku bahwa editan video Anies itu hanya sebatas humor pelesetan sekadar untuk lucu-lucuan.

“Pak @aniesbaswedan menjelaskan sistem ACT Aksi Cuan Terus (Parodi) akhirnya jadi jelas setelah dijelaskan pak anies, ” kata Abu Janda disertai emoticon tertawa, dikutip Domainrakyat.com, Jumat (8/7/2022).

“Parodi = humor plesetan buat lucu lucuan,” sambungnya.

Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Permadi Arya (@permadiaktivis2)

 

Video hoaks terhadap Anies Baswedan ini tak hanya dilakukan oleh Abu Janda seorang, tetapi juga seorang politisi PDIP Ruhut Sitompul.

Ruhut melalui akun Twitter miliknya, tampak membagikan video hoax soal Anies yang menyebut ACT sebagai ladang keuntungan.

Parahnya, Ruhut juga menilai bahwa video editan itu merupakan ucapan Anies.

“Sudah jelaskan jangan marah-marah ya, Gusti mboten Sare biar jelas saja jadi jangan beli Kucing dalam Karung,” kata Ruhut.

Sayangnya video yang dibagika Ruhut itu tak bisa dilihat lagi lantaran penggunggah pertama video hoax tersebut sudah menghapusnya.

Sudah jelaskan jangan marah2 ya, Gusti boten Sareh biar jelas saja jadi jangan beli Kucing dalam Karung MERDEKA🤟👍🙏🇮🇩. https://t.co/WnPMcXcJG4

— Ruhut Sitompul (@ruhutsitompul) July 7, 2022

 

Ikuti berita Domainrakyat.com melalui Google News, klik di sini

    

Lihat berita dan Artikel Domainrakyat.com di Google News dan WhatsApp Channel